Nutrisi Daging Ayam Sebagai Teman Diet yang Baik

Nutrisi Daging Ayam Sebagai Teman Diet yang Baik – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut nutrisi daging ayam sebagai teman diet yang baik.

Nutrisi Daging Ayam Sebagai Teman Diet yang Baik

Siapa yang tidak pernah makan daging ayam? Ayam merupakan salah satu jenis daging yang paling sering dikonsumsi di belahan dunia mana pun. Mudah didapat, mengolahnya pun bisa dengan berbagai cara.
Fakta menarik, pernahkah kamu mendengar pollotarian? Sesuai namanya, pollotarian adalah pola makan yang menyingkirkan daging merah, tetapi tetap memasukkan daging unggas, salah satunya ayam, ke dalam menu makan. “Pollo” berasal dari bahasa Latin “Pullus” (yang masih bertahan dalam Bahasa Spanyol dan Italia) yang berarti “ayam”.
Kamu yang sering makan ayam mungkin bertanya-tanya manfaat sehat apa yang ditawarkan lewat kandungan nutrisinya. Yuk, kupas tuntas, berikut ini serba-serbi nutrisi daging ayam.
1. Kaya akan protein, hampir tanpa karbohidrat
Terkenal kaya akan protein dan hampir tanpa karbohidrat, daging ayam juga mengandung niasin (vitamin B3) yang baik untuk kulit, saluran pencernaan, dan saraf. Ada pula kandungan fosfor yang dapat menguatkan tulang dan gigi.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mencatat bahwa dalam sekitar 85 gram daging ayam memiliki nutrisi sebagai berikut yang dapat membantu memenuhi angka kecukupan gizi (AKG) harian:
    Kalori: 122;
    Protein: 24 gram;
    Lemak: 3 gram;
    Karbohidrat: 0 gram;
    Niasin: 51 persen dari AKG;
    Selenium: 36 persen dari AKG;
    Fosfor: 17 persen dari AKG;
    Vitamin B6: 16 persen dari AKG;
    Vitamin B12: 10 persen dari AKG;
    Riboflavin: 9 persen dari AKG;
    Seng: 7 persen dari AKG;
    Tiamina: 6 persen dari AKG;
    Kalium: 5 persen dari AKG;
    Tembaga: 4 persen dari AKG.
2. Manfaat daging ayam pada diet
Mayoritas program diet menyertakan daging ayam. Artinya, daging ayam bisa kamu nikmati tanpa takut angka timbangan naik. Ini karena daging ayam tinggi akan protein tetapi rendah kalori, yang mana ini dapat membantu menjaga massa otot.
Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat (AS) berjudul “Preserving Healthy Muscle during Weight Loss” dalam jurnal Advances in Nutrition tahun 2017, diet rendah kalori (hipokalori) dengan asupan protein yang seimbang dibarengi dengan olahraga dan aktivitas fisik dapat mempertahankan massa dan kekuatan otot, serta fungsi jasmani.
3. Manfaat konsumsi daging ayam untuk pembentukan otot
Banyak binaragawan yang menyarankan makan dada ayam rebus agar badan lebih berisi diiringi dengan olahraga. Ini pun dikonfirmasi lewat penelitian di AS.
Penelitian berjudul “Dietary Protein and Muscle Mass: Translating Science to Application and Health Benefit” dalam jurnal Nutrients tahun 2019 tersebut mengungkapkan bahwa konsumsi protein yang diseimbangkan dengan resistance training dapat membantu proses peningkatan ukuran sel otot (hipertrofi otot).
4. Manfaat konsumsi daging ayam pada tulang
Seperti yang telah disebut sebelumnya, daging ayam mengandung fosfor yang berguna untuk pertumbuhan serta kekuatan tulang dan gigi. Ternyata, protein pun memiliki manfaat serupa.
Sebuah penelitian di AS berjudul “Dietary protein and skeletal health: a review of recent human research” dalam jurnal Current Opinion in Lipidology tahun 2015 mengaitkan asupan protein dengan kepadatan dan massa tulang dengan retensi dan penyerapan kalsium yang lebih besar, sehingga mengurangi risiko patah tulang. Penelitian tersebut juga membantah pembatasan protein untuk lansia yang tidak memiliki dasar ilmiah.