Manfaat Permen Karet Yang Tidak Di Sadari

Manfaat Permen Karet Yang Tidak Di Sadari

Duniaserbaserbi.web.id – Anda harus terbiasa dengan nama yang sama dengan karet. Selain teksturnya yang bisa dikunyah, permen karet ini juga bisa membuat gelembung, sehingga menjadi salah satu permen favorit dari anak-anak hingga orang dewasa. Meski ada banyak yang menyukainya, ada juga permen karet yang membencinya. Alasannya adalah bahwa sisa gusi biasanya membuat mereka lengket di beberapa tempat jika mereka dibuang tanpa perawatan.

Nah, Tahukah kamu jika permen karet ternyata memiliki banyak? Manfaatnya sangat luas lho. Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Baik untuk kesehatan gigi dan mulut

Berbeda dengan permen karet manis biasa yang dapat menyebabkan rusaknya gigi, permen karet bebas gula dapat mencegah gigi berlubang. Mengunyah permen karet 20 menit setelah makan, dapat menyingkirkan bakteri atau makanan sisa-sisa makan yang menempel pada gigi. Selain itu peremen karet bebas gula juga dapat menyegarkan mulut, sehingga mulut bebas dari bau tak sedap.

Mempercantik wajah

Mengunyah permen karet dapat membuat wajahmu cerah dan berseri. Hal ini di sebabkan karena gerakan mengunyah permen karet yang sama seperti senam wajah. Alhasil aliran darah pada wajah lebih lancar.

Membantu menurunkan berat badan

Mengunyah permen karet dapat membuat nafsu makan lebih terkontrol. Selain itu keinginan untuk ngemil atau makan makanan ringan juga berkurang. Tetapi kamu juga harus mengontrol pola makan sehat dan olahraga rutin, agar dapat mendapatkan berat badan yang ideal.

Baca juga : Makanan Lezat Ini Di Ciptakan Dengan Tidak Sengaja

Mengurangi stres

Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa, orang yang mengunyah permen karet selama ujian atau saat belajar akan lebih tenang dan tidak grogi. Hal ini dikarenakan ketika mengunyah permen karet tingkat kartisol (hormon stres) pada tubuh berkurang.

Memperbaiki mood

Untuk kamu yang sering merasa bad mood atau bosan, cobalah untuk mengunyah permen karet. Permen karet dapat menurunkan hormon stres, sehingga membuat kamu menjadi lebih bahagia.

Itu tadi beberapa manfaat permen karet yang tidak disadari orang – orang. Mulai sekarang kamu harus sering memakan permen karet karena banyak khsiatnya bukan ?

Kisah Tang JiangShan

Kisah Tang JiangShan

duniaserbaserbi.web.id – Kisah Tang JiangShan, Dimuat di Edisi ke 7 tahun 2002 majalah “Femina Dunia Timur” propinsi Hai Nan, Tang Jiangshan lahir pada tahun 1976. Tiongkok telah memuat sebuah kisah reinkarnasi yang mengharukan, mengkisahkan pengalaman dari Tang Jiangshan dari kecamatan Gan Cheng, kota Dong Fang di timur pulau/propinsi Hai Nan.

Ketika berumur 3 tahun, pada suatu hari ia tiba-tiba mengatakan kepada kedua orangtuanya: “Saya bukan anak kalian, pada kehidupan lampau nama saya adalah Chen Mingdao, ayah kehidupan lampauku bernama San Die. Rumah saya di Dan Zhou, dekat laut.”

Omongan ini kalau didengar orang lain bagaikan omong kosong. Perlu diketahui, Dan Zhou terletak di utara pulau Hai Nan, berjarak 160 km dari kota Dong Fang. Selain itu Tang Jiangshan mengatakan bahwasanya dirinya dibunuh dengan menggunakan golok dan tombak di dalam aksi kekerasan pada masa revolusi kebudayaan, konon di bagian pinggangnya masih terdapat bekas luka bacok peninggalan kehidupan masa lalu.

Baca juga : Apa itu PTSD (Gangguan Stress Pasca Trauma)

Yang membuat orang merasa takjub ialah Tang Jiangshan mampu berbicara dialek Dan Zhou dengan sangat fasih. Orang Dan Zhou berbicara bahasa Jun, berbeda sekali dengan dialek Hok Kiannya kota Dong Fang, seorang bocah berumur beberapa tahun, bagaimana bisa?

Pada saat Tang Jiangshan berumur 6 tahun, ia mendesak keluarga untuk membawanya mengunjungi kerabatnya pada kehidupan masa lampau. Keluarganya tidak mau, maka ia mogok makan, akhirnya sang ayah menurutinya, dan di bawah pengarahannya berkendaraan menuju tempat dimaksud di desa Huang Yu, kecamatan Xin Ying – kota Dan Zhou.

Tang Jiangshan langsung menuju kehadapan pak tua Chen Zan Ying, menggunakan bahasa Dan Zhou dan memanggilnya “San Die”, mengatakan dirinya bernama Chen Mingdao, adalah putra Chen Zan Ying yang pada masa revolusi besar kebudayaan oleh karena bentrokan fisik sehingga dibinasakan orang.

Sesudah meninggal, terlahir kembali di kecamatan Gan Cheng – kota Dong Fang, kini datang mencari orang tua kehidupan masa lampaunya. Mendengar penuturan itu, Chen Zan Ying tertegun sejenak, tak tahu bagaimana harus bersikap.

Kemudian si anak kecil ini menunjukkan kamar tidur kehidupan masa lampaunya, dan menghitung satu persatu benda-benda pada kehidupan lampaunya. Menyaksikan semuanya ini, dengan kenyataan pada masa lalu sama sekali tidak meleset, pak tua Chen Zan Ying berpelukan menangis karena terharu dengan Tang Jiangshan dan memastikan memang ia adalah kelahiran kembali anaknya yang bernama Chen Mingdao.

Tang Jiangshan juga telah mengenali kedua kakak perempuan dan kedua adik perempuannya serta para sobat kampung lainnya, bahkan termasuk teman wanita pada kehidupan masa lampaunya: Xie Shuxiang.

Semua kejadian ini telah membuat takluk kerabat dan tetangga Chen Mingdao. Sejak saat itu, “Manusia aneh dari dua masa kehidupan”: Tang Jiangshan memiliki dua rumah dan dua pasang orang tua. Ia setiap tahun hilir mudik antara Dong Fang dan Dan Zhou.

Si tua Chen Zan Ying beserta keluarga dan orang-orang desa pada menganggap Tang Jiangshan sebagai Chen Mingdao. Oleh karena Chen Zan Ying tidak memiliki putra lainnya, Tang Jiangshan berperan menjadi anaknya dan berbakti hingga tahun 1998 ketika Chen Zan Ying meninggal dunia.

Para petugas bagian editor dari majalah tersebut pada awalnya juga tidak percaya akan hal tersebut, namun melalui pemeriksaan berulang kali dan pembuktian lapangan, mau tak mau juga mengakui kebenaran tentang kejadian tersebut.