Bumi Tidak Bulat Saja Sekarang

Bumi Tidak Bulat Saja Sekarang

duniaserbaserbi.web.id Flat Earth itu adalah sebutan untuk Bumi yang tidak bundar atau bumi datar . Secara logis memang ada penjelasan mengenai ketidak bulattannya bumi. Namun ada juga orang yang menganggap bumi tidak bulat melainkan dalam shape yang berbeda . Berikut ini adalah sekumpulan ide yang diberikan orang terhadap bumi.

1. Bumi Kotak
Digagas oleh Prof Keith Loore, seorang pensiunan ilmuwan NASA. Bentuk Bumi yang ia lihat berdasarkan penelitian yang ia dalami ialah kotak. Sedangkan jika ditanya mana sudut-sudut Bumi? Maka jawabannya ialah deretan pegunungan yang menjulang tinggi ke cakrawala.

Pencentus Bumi kotak ini mempercayai bahwa Bumi tidak mungkin berbentuk bulat. Mengapa demikian? Karena bila bulat tanpa sudut, perputaran pada poros Bumi akan lebih cepat daripada umumnya (akibat dari sedikitnya gaya gesek Bumi dengan ruang angkasa).

Perputaran yang sangat cepat ini tentu bisa mengakibatkan kehidupan di Bumi terlempar ke luar angkasa. Begitu juga dengan gesekan oksigen di atmosfer terhadap udara yang akan mengakibatkan radiasi nuklir dan menghanguskan dunia dengan hitungan detik.

2. Bumi dalam punggung kura-kura
Pernah mendengar cerita tentang atlas dan bola dunia? Atau setidaknya gambaran atlas yang sedang duduk dan berusaha menahan bola dunia di punggungnya? Gambaran itu pula yang dipercayai beberapa kalangan masyarakat.

Hanya saja, bila dalam mitologi Yunani, atlaslah yang menggendong Bumi. Kali ini seekor kura-kura yang menjadi sandaran kehidupan Bumi.

Sebenarnya kepercayaan ini sudah ada sejak lama, bisa kalian telusuri dari cerita-cerita pada kebudayaan kuno layaknya Tiongkok, India bahkan sampai suku pedalaman Amerika. Tetapi baru dimunculkan kembali oleh Jasper Danckaerts melalui teorinya yang disebut Geoterrapinism Theory.

Baca Juga : Spaghetti Jadi Panutan Hidup

3. Bumi berongga dan adanya Bumi lain di dalam Bumi
Sebenarnya gambaran dan kepercayaan akan Bumi berongga ini sudah ada sejak lama, tapi baru muncul di permukaan setelah diangkat oleh Edmund Halley dan diperjuangkan oleh John Cleves Symmes. Ambil saja tokoh layaknya Aristoteles, yang juga pernah berpikiran akan adanya kemungkinan Bumi yang berongga. Meskipun untuk saat ini, gambaran pada kepercayaan ini banyak dimodifikasi dan berbeda satu dengan lainnya.

Namun persamaan yang tetap sama dari waktu ke waktu ialah bahwa bentuk Bumi bulat berongga dan adanya lubang (pintu) untuk masuk di dalamnya. Untuk penggambarannya sendiri, ada yang mengatakan Bumi yang kita tinggali sekarang mirip dengan cangkang kerang.Ada pula yang menyimpulkan di dalam Bumi ada empat Bumi berukuran kecil lainnya. Pendapat lain memberi gambaran adanya satu Bumi besar dan satu matahari berukuran mini di dalam Bumi besar tersebut. Ada yang paling ekstrem ialah pendapat bahwa Bumi yang kita huni sekarang ada di dalam perut Bumi yang lebih besar.

4. Bumi ialah program komputer raksasa
Gambaran Bumi lainnya didapatkan dari penelitian, ilham spritual hingga ekspedisi perjalanan untuk meyakini dan membuktikannya. Maka tidak dengan kalangan yang mempercayai gambaran Bumi sebagai program komputer raksasa berikut.Karena kemajuan zaman dan teknologi yang sangat cepat, maka tak khayal bila orang mengira Bumi yang ia pijak dan kehidupan yang berada di dalamnya hanyalah bentuk simulasi kehidupan belaka.

Spaghetti Jadi Panutan Hidup

Spaghetti Jadi Panutan Hidup

duniaserbaserbi.web.id  Agama adalah hal yang universal dan tidak dapat dipaksakan oleh siapapun. Kepercayaan manusia diuji oleh besar imannya terhadap siapa yang mereka sembah. Apa yang dipertanyakan adalah,bagaimana jika yang disembah adalah Spaghetti? Berikut ini adalah Artikel mengenai penyembah Spaghetti .

Ini kejadian aneh tapi nyata. Tanpa kitab suci atau simbol agama tertentu, seorang politisi justru mengenakan peralatan dapur saat disumpah. Christopher Schaeffer anggota Dewan Kota Pomfret, New York mengucap janji Kamis lalu dengan mengenakan saringan spageti di kepalanya!

Saringan itu bukan lantaran dia ceroboh, tapi ada tujuannya. Schaeffer mengaku pengikut Pastafarian, sekaligus pendeta ‘gereja’ Monster Spageti Terbang (Flying Spaghetti Monster).”Ini adalah simbol kebebasan berkeyakinan,” kata Schaeffer. “Ini adalah keyakinan tanpa dogma.”Pendiri ‘gereja’ Monster Spageti Terbang, Bobby Henderson tak kalah gembira. “Ini mungkin kali pertamanya penganut Pastafarian disumpah menjadi pejabat publik,” demikian pernyataan dalam situs mereka. “Yang pasti , yang pertama dilantik mengenakan saringan di kepala.”

Mungkin tak banyak yang pernah mendengar soal Pastafarian sebuah keyakinan yang berkaitan dengan pasta: spageti, makaroni, fusili dan lain-lain. Ya, makanan!Kala itu, ia diminta memeriksakan diri ke dokter jiwa–untuk mengecek apakah ia cukup waras untuk mengemudi. Namun setelah tiga tahun, usahanya membuahkan hasil.

Juru bicara kepolisian Austria menjelaskan, izin diberikan karena meski memakai baskom di kepala, toh wajah Alm masih bisa terlihat. “Foto tersebut diizinkan bukan karena alasan agama. Namun, kriteria foto pengakuan SIM adalah seluruh wajah harus terlihat,” kata Manfred Reinthaler, juru bicara Kepolisian Wina, seperti dimuat BBC.
Apa Itu Pastafarian?

Pastafarian dan monster spageti terbang-nya sebenarnya adalah sebuah olok-olok, dengan pemaknaan yang serius. Dalam situs kelompok tersebut disebut, “satu-satunya dogma yang dibolehkan adalah penolakan dogma.”

Baca Juga : Reinkarnasi Gagal Resign Jadi Manusia

Pastafarianisme adalah sebuah kelompok yang dibentuk pada Januari 2005 oleh seorang sarjana fisika lulusan Oregon State University, Bobby Henderson.Kala itu, ia mengirim surat yang mengatasnamakan Flying Spaghetti Monster pada Badan Pendidikan Kansas, Amerika Serikat. Agar diperbolehkan mengajar penciptaan alam semesta versi mereka sebagai alternatif teori penciptaan alam semesta versi Injil.”Saya tidak memiliki masalah dengan agama. Tapi, kalau memang ada zat pencipta yang memang benar-benar pintar, saya menebak pasti dia punya selera humor yang bagus,” tulis Henderson, yang juga ditahbiskan sebagai ‘nabi’ Pastafarianisme.

Tidak mendapat jawaban, Henderson akhirnya membuat situs sendiri, dan mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Dari tahun ke tahun, jumlah penganut Pastafarianisme semakin meningkat di kampus-kampus. Pendapatnya populer di dunia maya.Pastafarian menuhankan suatu entitas supernatural yang berbentuk mirip pasta yang melilit dua bakso. Mereka juga menganggap bajak laut adalah makhluk suci yang namanya dicemarkan oleh Gereja Katolik pada era 1800-an.Penurunan jumlah bajak laut dari tahun ke tahun mereka percayai sebagai pemicu semakin parahnya pemanasan global. Selain itu, mereka juga percaya bahwa 50:1 adalah seimbang, dan pemeriksaan keamanan di bandara sangat tak bermoral.

Flying Spaghetti Monster ini juga memiliki beberapa sekte. Salah satu sekte menyatakan bahwa ‘Tuhan’ mereka yang sebenarnya adalah makaroni, bukan spageti. Ada lagi yang memilih fusili.Mereka, bahkan memiliki konsep trinitas Pasta-Meatballs-Holy Sauce, pasta-bakso-dan saus suci.Ada pula hari besar khusus yang jatuh setiap 19 September, yaitu Talk Like A Pirate Day. Pada hari ini, seluruh Rastafarian berpakaian dan berbicara seperti bajak laut.Kini ada ribuan pengikut monster spageti terbang, terutama terkonsentrasi di kampus-kampus di Amerika Utara dan Eropa.Tak perlu heran dan menganggapnya serius, ini hanya kelompok alternatif

Reinkarnasi Gagal Resign Jadi Manusia

Reinkarnasi Gagal Resign Jadi Manusia

duniaserbaserbi.web.id Reinkarnasi adalah sebuah istilah di mana manusia dilahirkan dan hidup kembali menjadi manusia. Dalam beberapa arti seorang manusia gagal menuju surga atau neraka dan terlahir kembali menjadi manusia. Berikut ini adalah artikel yang membahas mengenai manusia yang gagal meninggalkan bumi.

1. Tanda Lahir Kakek yang Meninggal, Muncul Lagi di Tangan Cucunya
Beberapa etnis dan suku di Asia, meyakini bahwa akan ada kehidupan berikutnya setelah kematian seseorang. Biasanya, mereka akan menandai tubuh orang yang sudah meninggal dengan jelaga. Menurut keyakinan mereka, tanda itu akan bisa ditemukan pada tubuh sosok reinkarnasinya di masa depan. Nah, ternyata kasus ini pernah terjadi secara nyata di Myanmar.
Adalah seorang anak berinisial KH, ditemukan sebuah tanda lahir di lengan kiri bocah tersebut. Tanda itu persis dengan tanda yang diberikan keluarga pada tubuh kakek KH saat meninggal 11 bulan sebelum kelahiran KH. Ternyata, di masa kehamilannya, sang ibu pernah bermimpi kedatangan ayahnya itu. Dalam mimpinya, ia berkata, “Aku ingin hidup denganmu.” Entah kebetulan atau tidak, ucapan itu seolah benar-benar terjadi di dunia nyata.

2. Bocah yang Lahir dengan Parut Bekas Ledakan
Seorang psikiater dari Universitas Virginia, Ian Stevenson, pernah menerbitkan sebuah jurnal yang meneliti hubungan antara cacat lahir dengan kenangan hidup di masa lalu. Mungkin terdengar aneh, namun salah satu kisah nyatanya mungkin akan sedikit bikin merinding. Seorang anak di Turki, lahir dengan memiliki parut atau bekas luka di kepala kanannya.
Setelah mencari rujukan dari berbagai rumah sakit, ditemukan catatan riwayat seorang pria yang meninggal setelah 6 hari mengalami luka ledakan di kepala kanannya. Entah ini sebuah kebetulan atau tidak, namun dalam jurnal Stevenson, kasus ini mendukung penelitian mengenai adanya hubungan antara cacat saat lahir dengan trauma yang terjadi di kehidupan sebelumnya. Apakah ini juga reinkarnasi? Hanya Tuhan yang tahu.

3. Wanita yang Membunuh dan Menikahi Anaknya Sendiri
Masih dengan kasus yang mirip dengan kisah sebelumnya, Brian Weiss, seorang kepala psikiater di Miami, mendengar kesaksian tentang sesi regresi kehidupan pada seorang wanita. Namanya Diane dan dia adalah kepala perawat di sebuah rumah sakit. Dalam pengakuannya, ia merasa bahwa dirinya terbayang kehidupan masa lalunya.
Dalam masa lalu itu, ia berkata bahwa ia sedang bersembunyi dan diburu orang saat suaminya tak ada. Ia hanya bersama anaknya yang masih bayi dan memiliki tanda lahir berbentuk sabit. Karena anaknya berisik, ia berusaha membekap anak itu. Sayangnya, anak lelaki itu malah meninggal karena mati lemas. Beberapa bulan setelah pengalaman regresi hidup ini, Diane jatuh hati pada seorang pria yang ternyata memiliki tanda lahir yang sama.Lebih menariknya lagi, pria itu memiliki penyakit asma. Brian Weiss dalam bukunya Messages from the Masters: Tapping into the Power of Love, ia memasukkan cerita tentang Diane ini. Selanjutnya, Weiss sampai pada sebuah kesimpulan unik bahwa banyak orang dengan riwayat asma, memiliki kenangan masa lalu berupa mati lemas.

Baca Juga : KKN Di Desa Penari

4. Bocah yang Sekolah di Kuil
Masih dalam ranah psikologi, seorang psikiater bernama Adrian Finkelstein pernah menulis dalam bukunya, Your Past Lives And The Healing Process. Ia mengisahkan tentang seorang anak bernama Robin Hull yang bukan berasal dari Asia. Akan tetapi, ia berbicara menggunakan bahasa asing yang tak dimengerti sama sekali oleh ibunya.
Sang ibu pun memanggil ahli bahasa untuk mengenali bicara anaknya. Menurut hasil pengamatan, ditemukan bahwa anak tersebut bicara dalam bahasa Tibet. Robin juga mengatakan bahwa dia dulu sekolah di sebuah kuil, yang mana pada kenyataannya Robin bahkan belum pada usia sekolah. Profesor yang menanganinya bahkan sampai benar-benar ke Kunlun demi menemukan riwayat yang dimaksud oleh bocah tersebut. Mungkinkah ia merupakan reinkarnasi murid yang ada di sana, tidak dijelaskan dalam buku tersebut. Hanya saja masih ada hubungan antara pikiran manusia dengan masa lalu yang secara misterius terhubung ke masa kini.

5. Luka Yang Sama Dengan Kakaknya
Kematian seorang anak bernama Kevin Christenson adalah sebuah awal dari kisah reinkarnasi lainnya. Kevin meninggal pada tahun 1979 setelah bergulat dengan kanker metastatic akibat sebuah kecelakaan di kakinya. Perawatan yang dilakukan berupa kemoterapi melalui leher kanannya. Namun sayang, Kevin tak bisa tertolong lagi.
12 tahun setelah kematiannya, sang ibu bercerai dan menikah lagi. Di pernikahan kedua ini, sang ibu memiliki seorang anak bernama Patrick. Tak disangka, ada sebuah bekas luka di leher Patrick yang mirip dengan bekas kempterapi Kevin. Tak hanya itu, saat memasuki usia bisa berjalan, Patrick berjalan tertatih-tatih dan mulai menanyakan hal-hal ‘di masa lalu’ seperti rumah lama mereka, sakit di telinga, persis seperti gejala yang dialami Kevin, anak pertamanya. Padahal Patrick adalah adik tiri Kevin yang hanya memiliki separuh gen dari ibunya.
Ternyata, banyak kisah reinkarnasi yang unik dan tidak sesederhana yang terjadi dalam cerita fiksi atau film. Fakta-fakta di atas memang pernah terjadi di dunia baik kita percaya maupun tidak. Yang jelas, semua kejadian di alam ini terjadi untuk mengingatkan bahwa ada Sang Pencipta yang Maha Tahu. Sebagai manusia, semoga kita bisa memetik hikmah dari misteri apapun yang terjadi di alam ini.

KKN Di Desa Penari

duniaserbaserbi.web.id  Salah satu bagian yang paling menyeramkan dari kehidupan adalah ketika kita tidak tahu apa-apa, bagian kedua adalah ketika kita tahu tapi kita tidak bisa apa-apa. Berikut ini adalah artikel yang menceritakan mengenai Kerja Kuliah Nyata di Jawa Timur.

Cerita ini terbagi menjadi dua perspektif dari dua tokoh yang berbeda yaitu dari sudut pandang Widya dan sudut pandang Nur. Widya dan Nur adalah dua tokoh yang terlibat dalam kisah tersebut. Jika bingung harus membaca versi yang mana, maka semua versi harus dibaca dengan urutan membaca versi dari tokoh Widya terlebih dahulu, kemudian versi Nur karna versi Nur yang menjadi pelengkap cerita tersebut. Percakapan para tokoh di thread ini menggunakan bahasa jawa namun sang penulis juga menyertakan terjemahan bahasa indonesianya. Berikut rangkuman dari cerita KKN di Desa Penari.

Cerita berawal dari sekelompok mahasiswa yaitu Nur, Widya, Ayu, Bima, Wahyu, dan Anton yang melakukan kegiatan KKN (Kerja Kuliah Nyata) selama 6 minggu pada akhir tahun 2009. Ayu yang menemukan lokasi di mana kelak mereka akan melakukan KKN yaitu sebuah desa di hutan Alas D**** yang terletak di kota B daerah timur provinsi Jawa Timur. Menurut Ayu desa tersebut masih sangat alami sehingga sangat cocok untuk proker mereka, dan juga kebetulan kakak laki-laki Ayu, Mas Ilham kenal dengan lurah setempat yaitu Pak Prabu. Ayu dan Nur ditemani Mas Ilham ke lokasi terlebih dahulu untuk observasi ke tempat KKN dengan perjalanan dari kota J ke kota B memakan waktu 4-6 jam. Nur mempunyai perasaan yang tidak enak terlebih saat di jalan bertemu dengan kakek-kakek pengemis yang menggelengkan kepala seakan mengisyaratkan untuk tidak pergi ke sana. Sampailah mereka di pinggir hutan. Lokasi desa memang masuk ke dalam hutan dan belum ada jalan mobil untuk akses masuk, sehingga mereka harus dijemput dengan motor oleh warga desa setempat. Sesampainya di desa ada perdebatan serius antara Mas Ilham dan Pak Prabu bahwa desa ini tidak bisa dijadikan lokasi KKN, namun Mas Ilham berhasil membujuk Pak Prabu agar bisa menolong adiknya melaksanakan tugas KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat demi menyelesaikan tugasnya di universitas.

Singkat cerita, berangkatlah Nur, Widya, Ayu, Bima, Wahyu, dan Anton ke desa Penari. Dalam perjalanan Widya menceritakan bahwa ibunya mempunyai firasat buruk dan memintanya untuk mengurungkan niatnya itu. Dalam hati, Nur pun merasakan hal yang sama, apalagi saat melakukan observasi ia sempat melihat sosok makhluk besar dengan tubuh yang dipenuhi bulu, bermata merah dan bertanduk kerbau. Makhluk itu menatap ke arah Nur seakan tidak menyukai kedatangan Nur. Nur memang berbeda dari teman-temanya. Gadis berjilbab ini lebih sensitif pada hal-hal supranatural, namun ia juga sosok yang religius. Di perjalanan ini Nur hanya berdoa semoga mereka berangkat dengan utuh dan pulang juga dengan utuh. Mereka menaiki mobil elf. Saat di tempat pemberhentian lampu merah ada pengemis yang menggebrak kaca mobil mereka dan membuat semua orang kaget. Dari bibirnya Nur bisa membaca seperti mengatakan supaya jangan pergi kesana. Tak lama kemudian sampailah mereka di tempat pemberhentian. Akses yang mereka tempuh sama seperti pada saat Ayu dan Nur datang pertama kali kala observasi. Mereka sudah dijemput motor yang akan mengantar mereka masuk ke desa. Sepanjang perjalanan sepi sunyi namun tiba-tiba Widya mendengar suara gamelan dan ia melihat seorang wanita sangat cantik sedang menari dengan anggunnya. Wanita yang menari itu memandang ke arah Widya, kemudian menghilang dari pandangan. Hal serupa pun dialami oleh Nur. Ia juga melihat penari wanita di tengah gelapnya hutan.

Sampailah mereka di desa disambut oleh Pak Prabu. Widya berkata pada Pak Prabu mengapa desa ini pelosok sekali, namun Pak Prabu menyanggah bagaimana bisa dikatakan pelosok karna perjalanan hanya memakan waktu 30 menit dari jalan raya. Widya kebingungan karena yang ia rasakaan adalah perjalanan yang lama sekali. Bukan setengah jam tetapi setengah hari. Saat malam hari listrik menggunakan genset, mereka menggunakan petromax. Saat teman-temannya sudah terlelap, Nur lagi-lagi melihat sosok mata merah mengintipnya. Ia ketakutan dan membaca ayat kursi. Kemudian terdengar suara papan kayu yang digebrak. Makhluk itupun menghilang.

Keesokan harinya mereka berkeliling desa ditemani oleh Pak Prabu. Desa ini memang terlihat ganjil karena banyak sekali tempat yang diberikan sesajen. Sampailah mereka di sebuah pemakaman. Pemakaman tersebut terlihat aneh karena semua batu nisan yang ada di sana tertutup oleh kain hitam. Tempat selanjutnya adalah Sinden yaitu kolam tempat air keluar dari tanah. Dan sampailah mereka di Tapak Tilas yaitu sebuah batas di mana orang dilarang keras untuk melintasinya. Tempat itu sudah ditandai dengan kain merah dan janur kuning.

Sore hari tiba Nur dan Widya berniat mandi. Di sana tidak ada kamar mandi karena sulitnya akses air, lalu merekapun mandi di sinden dekat sungai yang terdapat bilik. Nur mandi terlebih dulu dan Widya yang berjaga di luar. Di dalam bilik Nur mengalami hal menyeramkan. Ia melihat kendi yang berisi air penuh dengan rambut, ia pun kaget dan berusaha membuka pintu dan memanggil Widya namun pintu seperti ada yang menahan dan Widya tak menjawab panggilan Nur. Dan ternyata ada sesosok makhluk besar hingga menyentuh langit-langit bilik. Nur pun istigfar kemudian melempar batu sembari berdoa lalu makhluk itupun lenyap. Kondisi Widya di luar bilik saat menunggu Nur mandi justru ia mendengar seperti ada suara orang sedang berkidung di dalam bilik. Widya memanggil Nur namun tidak ada jawaban. Saat giliran Widya mandi, ia pun juga mengalami hal ganjil. Ketika ia membasuh badannya dan memejamkan mata, terbayang sosok wanita cantik jelita tersenyum kepadanya. Dan ia mendengar lagi suara orang sedang berkidung tepat di luar bilik di mana Nur berdiri. Sementara Nur menunggu justru ia juga mendengar suara orang sedang berkidung, ia memanggil Widya namun tidak ada jawaban. Iapun melihat dari celah bilik tidak ada Widya namun sosok wanita cantik yang sedang mandi dengan anggunnya. Wajah wanita itu persis seperti penari yang ia lihat di hutan. Setelah keduanya selesai mandi, masing-masing memasang wajah bingung terlebih Nur yang memang sedang berpikir siapakah yang sedang diincar ? dirinya ataukah Widya ?

Malam harinya Nur mendatangi rumah Pak Prabu. Ia ingin menyampaikan hal ganjil yang ia alami. Di rumah Pak Prabu sudah ada seorang kakek sepuh yang dikenal dengan nama Mbah Buyut. Nur disuguhi kopi hitam namun rasanya manis dan beraroma melati. Lalu Nur pun mengadu kalau selama di sini ia selalu diikuti makhluk lain. Ia takut jika ada perbuatannya yang tidak disengaja menyebabkan ia diikuti. Pak Prabu menjelaskan bahwa alasan ia diikuti adalah karna ia membawa serta sosok lain yang tidak diterima di sini. Mbah Buyut ikut menjelaskan bahwa ada sosok nenek-nenek yang “menjaga” Nur. Setelah itu Nurpun kembali ke penginapan dan tidur. Nur terbangun dari tidurnya karena mendengar suara berisik dari luar rumah. Dan di luar rumah sudah ada teman-temannya, juga ibu pemilik rumah yang menyuruh mereka masuk. Ayu menceritakan kepada Nur bahwa Wahyu melihat Widya sedang menari sendirian di tanah lapang. Namun anehnya apa yang dialami Widya adalah ia keluar rumah justru karena melihat Nur keluar lalu menari di tanah lapang. Keesokan harinya Wahyu, Widya, Ayu, dan Pak Prabu pergi ke rumah mbah Buyut untuk menceritakan kejadian semalam. Alhasil mereka diberitahu bahwa Widya ada yang mengikuti. Wahyu bercerita pada Widya bahwa ia sering melihat Bima keluar kamar pada malam hari.

Di tempat lain Nur dan Anton sedang menegerjakan proker mereka. Anton memberitahu Nur bahwa ia sering melihat Bima bicara dan tertawa sendiri dan juga ia pernah melihat Bima sedang onani. Anehnya lagi Bima sering membawa sesajen pulang dan di letakan di bawah ranjang, dan di atas sesajen itu Anton menemukan ada foto Widya. Anton curiga kalau Bima ingin mempelet Widya dan lebih mengerikan lagi Anton juga sering mendengar suara perempuan, namun tidak ada satupun perempuan yang keluar dari kamar. Nur pun marah mendengar Anton seperti memfitnah Bima. Nur dan Bima memang sudah berteman sejak mereka di pondok pesantren. Nur tahu betul sifat Bima yang religius tidak mungkin melakukan hal semacam itu. Anton pun mengajak Nur ke kamar untuk membuktikan omongannya, dan benar adanya ucapan Anton. Dan juga saat mereka berdua berada di kamar, tiba-tiba ada ular berwarna hijau yang keluar dari lemari lalu lenyap melewati jendela. Sore harinya di penginapan mereka melihat tangan Widya gemetaran lalu Nur memberinya minum, namun Widya mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya yaitu rambut panjang. Semua tersontak kaget. Anton mengatakan jika tiba-tiba muncul rambut barangkali ia sedang diincar entah itu pelet atau santet.

Cerita berlanjut dengan proker Bima yang ditentang warga karena akan menggarap kegiatan di tapak tilas. Nur pun penasaran mengapa tempat itu seolah dikeramatkan. Ia pun nekat pergi melewati batas tapak tilas dengan berjalan ke dalam, kemudian ia menemukan bangunan mirip balai desa beratap khas jawa. Bangunan itu terbengkalai dan terdapat banyak gamelan. Di belakang bangunan itu ada sebuah gubuk. Lalu tiba-tiba ia bertemu dengan Bima dan Ayu. Mereka pun kaget melihat Nur. Nur tercengang dan marah mengetahui Bima dan Ayu sudah melakukan hal yang “terlarang”. Sudah dua kali Bima dan Ayu melakukan itu. Sementara itu di lain tempat, Widya dan Wahyu pergi ke kota untuk membeli kebutuhan mereka dengan mengendarai motor milik Pak Prabu. Setelah selesai berbelanja dan kembali ke desa, Wahyu mengisi bensin dan di pom bensin bertemu dengan penjual cilok. Sembari melayani, tukang cilok memberi wejangan kepada Wahyu dan Widya bahwa jika memasuki hutan Alas D**** harus hati-hati, perbanyak doa dan jika ada mendengar sesuatu hiraukan saja jangan pernah berhenti jalan. Jangan pedulikan apapun dan jika dibuat celaka tetap lanjutkan perjalanan. Tukang cilok pun mendoakan mereka selamat sampai tujuan. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan. Di perjalanan Wahyu berandai-andai bagaimana kalau nanti motor mereka mogok atau ban meletus. Dan tak lama benar terjadi, motorpun mogok. Mereka pun terpaksa harus berjalan kaki, dengan Wahyu sembari menuntun motor. Widya kesal mengapa Wahyu mengatakan suatu hal buruk yang belum terjadi. Entah berapa lama mereka jalan tiba-tiba mereka mendengar seperti suara hajatan. Mengingat nasihat tukang cilok tadi mereka mengabaikannya saja, namun semakin mereka jauh melangkah suara itu semakin keras sampai dilihatnya janur kuning. Mereka seperti berada di sebuah perkampungan yang sedang mengadakan pesta. Lalu tiba-tiba mereka didatangi oleh sorang kakek yang ingin menolong mereka. Sembari sepeda motor mereka diperbaiki, si kakek memberikan mereka makanan. Suasana sangat ramai dan ada penari yang sangat cantik sekali sedang menari di mana wajah penari familiar bagi Widya. Setelah motornya selesai diperbaiki, kakek tadi juga memberikan mereka bingkisan makanan yang terbungkus koran yaitu jajanan yang tadi dihidangkan. Mereka pun berpamitan dan mengucapkan terima kasih. Sesampainya di penginapan, Wahyu dengan semangat bercerita apa yang barusan dialaminya. Namun Bima menyanggah bahwa tidak ada desa lain selain desa ini. Untuk membuktikan ucapannya Wahyu mengeluarkan bingkisan makanan tadi, namun yang semula dibungkus koran berubah menjadi daun pisang dan ketika dibuka ternyata bingkisan itu berisi kepala monyet yang darahnya masih segar dan berlendir. Setelah semuanya tertidur Nur teringat percakapan antara Bima dan Ayu yang tak sengaja pernah ia dengar yaitu Bima yang menanyakan apakah mahkota sudah diberikan kepada Widya atau belum. Karena penasaran, Nur pun diam-diam nekat menggeledah tas milik Ayu. Ia mencium aroma wangi dan yang ia temukan adalah selendang hijau yang dipakai oleh penari yang pernah ia lihat. Lalu tiba-tiba Widya mendatanginya mengatakn jangan diteruskan. Saat Widya bicara Nur heran karena Widya menggunakan bahasa jawa halus, dan suaranyapun juga bukan seperti suara Widya. Dan kalimat terakhir yang keluar dari mulut Widya adalah ia menjamin Nur bisa pulang dengan selamat. Keesokan harinya Nur menemui Bima memaksa Bima untuk menceritakan semuanya. Bima akhirnya mengakui bahwa ia bertemu dengan seorang wanita cantik bernama Dawuh yang mengaku bisa menolongnya agar Widya bisa menyukainya. Wanita itu memberikan semacam mahkota putih yang ada di lengannya, lalu Bima memberikannya kepada Ayu agar ditaruh ke tempat Widya.

Waktu pun berlalu. Pada suatu hari setelah mengerjakan proker, Widya pulang pulang ke penginapan dan mendapati Nur sedang duduk di kursi masih lengkap mengenakan mukena. Dengan suara seperti suara nenek-nenek Nur berkata pada Widya apakah ia betah tinggal di sini? Apakah sudah kenal dengan penunggu di sini ? Anak ganteng itu saja sudah kenal sama Badarawuhi. Widya pun menangis, Nur mencengkeram tangan Widya dengan kuku. Widya berusaha menyadarkan Nur, namun Nur tetap bicara mengatakan “jika tidak ada aku anak nakal seperti temanmu itu sudah membawa penunggu di sini mencelakai cucuku. Aku yang selama ini menjaganya. Tak kubiarkan siapapun mencelakai cucuku. Satu dari temanmu tidak bisa kembali. Ingatkan anak itu sebelum satu desa kena batunya.” Setelah itu Nur berteriak dan jatuh terjerembab. Setelah sadar Widya bertanya pada Nur apakah dirinya mempunyai penjaga. Nur pun menceritakan saat ia di pondok pesantren, ia diberi tahu temannya bahwa dirinya ada yang menjaga bernama Mbah Dok dengan wujud seperti neneknya. Di suatu waktu selagi ada kesempatan, Nur diam-diam menggeledah tas Widya. Dan ia pun menemukan perhiasan putih melingkar, mungkin inilah mahkota yang Bima maksud. Langsung saja ia juga mengambil selendang hijau. Dua benda itu kemudian ia letakkan di kotak kecil yang di dalamnya ditaruh kitab suci kemudian dibungkus kain putih. Lalu Nur pun menemui Ayu dengan amarah, mengapa ia bisa tega menaruh benda seperti itu di tas Widya. Lalu Ayu pun mengatakan ada seseorang yang menyuruhnya menaruh benda itu, sebagai gantinya ia diberi selendang agar Bima menyukainya.

Masalah lain pun timbul untuk para mahasiswa ini yaitu warga yang membantu proker mereka mulai tidak berdatangan dengan berbagai alasan, seperti sakit, sibuk, dan kerasukan. Lalu sampailah pada suatu di malam hari Widya melihat Bima keluar. Widya pun mengikutinya. Bima berjalan ke arah tapak tilas. Jalanan yang jauh ia ikuti sampai ia mendengar suara kidung dan gamelan, ia juga mencium aroma melati. Widya melihat ada sebuah bangunan seperti sanggar atau balai desa dan di belakang bangunan itu ada gubuk. Di dalam gubuk itu ia mendengar suara Bima dan suara perempuan sedang mendesah, saat ia intip benar ia melihat Bima sedang berendam di kolam dengan dikelilingi banyak sekali ular besar. Bima pun melihat ke arah Widya. Widya pun lari lalu ia melihat seorang wanita sedang menari yaitu Ayu. Dengan mata sembab seperti orang menangis Ayu tidak berkata apapun namun ekspresinya mengisyaratkan Widya untuk segera pergi. Widya pun langsung pergi sambil menangis. Ia bertemu seekor anjing yang seolah menuntunnya ke arah pulang. Sesampainya ia berhasil kembali pulang para warga desa berhamburan ke arah Widya. Ternyata dirinya telah hilang selama sehari semalam.

Di malam yang sama, saat Nur tidur ia terbangun melihat Ayu menganga ditambah Widya hilang, lalu dipanggilkannya Pak prabu. Nur pun menunjukan benda aneh yang ia simpan di dalam kotak. Kemudian dipanggillah Mbah Buyut. Mbah buyut memberitahukan bahwa temannya terjebak dalam pusara hanya raganya yang sudah kembali, sukmanya belum. Dan yang lebih berbahaya adalah Widya di mana sukma dan raganya masih terjebak. Widya diincar oleh Badarawuhi, dan menginginkan Widya memiliki gelang itu, namun benda itu disimpan oleh Nur, sedangkan Nur ada yang menjaga sehingga benda itu kehilangan pemilik, mbah Dok pun sudah berkelahi dengan separuh lelembut hutan untuk melindungi Nur. Lalu mbah Buyut menjelma menjadi anjing untuk mencari Widya. Kemudian Pak Prabu berkata pada Nur seharusnya ia memang harus menolak desanya dijadikan tempat KKN karna desa ini tidak cocok untuk anak seusia mereka. Warga desa yang memiliki anak yang beranjak dewasa tidak ada yang tinggal di sini, semua pergi merantau. Pak Prabu berasumsi bahwa Ayu dijadikan perantara ke Widya melalui Bima, namun Ayu tidak menjalankan tugasnya.

Saat Widya kembali, Di penginapan sudah banyak orang duduk mengelilingi dua tubuh yang tertutup selimut terikat kain putih layaknya seperti orang yang sudah meninggal. Widya terpukul melihat dua orang itu adalah Ayu dan Bima. Keadaan mereka mengenaskan. Bima kejang-kejang dengan mata menghadap ke atas, sedangkan Ayu terbujur kaku dengan mata tak bisa tertutup. Lalu keluarlah mbah buyut dari dalam menghampiri Widya menceritakan bagaimana ini bisa terjadi. Mbah buyut berkata Bima dan Ayu sudah melakukan sebuah pantangan dan sekarang mereka harus menanggung akibatnya di mana Bima harus mengawini ratu ular yang bernama Badarawuhi. Ular-ular yang Widya lihat saat mengintip Bima adalah anak Bima. Sekali melahirkan bisa ribuan ular. Sedangkan Ayu harus menggantikan tugas Badarawuhi menari. Ayu harus menari mengelilingi hutan ini.

Baca Juga : Pipa Aneh Dari Gunung Bai Gong

Pak Prabu sudah memberitahukan masalah ini ke pihak kampus dan keluarga Ayu dan Bima. Dan merekapun segera dijemput pulang. Keluarga Ayu dan Bima tidak terima anaknya menjadi seperti itu dan sempat ingin menuntut. Keluarga Bima tak henti mengadakan doa bersama dan selama tiga bulan dirawat Bima meninggal. Di malam ia meninggal Bima teriak minta tolong dan berkata ular. Ayu juga meninggal setelah sebelumnya Nur sempat diminta mas Ilham untuk ikut serta mendampingi pengobatan Ayu. Mereka pergi ke kota Ng**i namun hasilnya nihil.

Begitulah akhir tragis dari cerita KKN di desa penari. Banyak pelajaran yang terkandung untuk kita semua di manapun kita berada tetap harus menjaga tata krama, sopan santun, dan perbuatan seperti kata pepatah di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Juga di manapun kita berada baiknya jangan sembarang berbicara jika tidak ingin hal itu benar-benar terjadi.

Dalam chanel YouTube Raditya Dika, ia menghubungi langsung sang penulis thread yaitu Mr.Simple di mana ia menjelaskan cerita aslinya sebenarnya adalah 14 orang yang ikut KKN beserta dosen pembimbing dengan maksud agar tidak kewalahan dalam menceritakan. Cerita ini sang penulis akui memang tidak 100 persen sama karena cerita sesungguhnya terlalu gila. Cerita saat dua mahasiswa pulang dari kota lalu motor mereka mogok di hutan sebenarnya bukanlah Widya dan Wahyu namun pengalaman dua teman laki-laki Widya. Ketika ditanya mengapa ia memakai akun anonim, alasannya karena bertujuan melindungi privasi narasumber, dan lebih ingin low profile. Tujuan ia membuat akun ini hanyalah untuk berbagi pengalaman dari orang-orang terdekat. Sebelum menulis cerita KKN di Desa Penari ia juga sudah pernah menulis thread kisah-kisah horror lainnya. Ia pun tak menyangka cerita KKN ini akan viral. Semenjak cerita ini heboh, banyak orang yang mecoba investigasi di mana lokasi desa penari berada yang diyakini adalah desa Rowo Bayu. Banyak juga yang mengait-ngaitkan kota Banyuwangi atau Bondowoso yang menjadi lokasi desa penari, dan hutan yang dimaksud bisa Alas Purwo atau Alas Dadapan. Sang penulis sengaja tidak memberitahu nama tokoh, lokasi, universitas, dan fakultas. Banyak netizen yang menebak, ada yang salah , dan ada yang bener-benar tepat. Jika ditanya bagaimana kondisi mahasiswa yang terlibat ? Si penulis tidak tahu karena narasumber yang ia kenal hanya tokoh Widya dan Nur. Lalu banyak beredar di sosial media berupa foto seorang lelaki yang latarnya dikatakan tapak tilas. Laki-laki itu konon adalah Bima, namun si penulis mengatakan itu adalah hoax. Juga beredar thread kisah KKN ini dalam versi Mas Ilham. Sekali lagi ia membantah. Ia hanya menulis versi Widya dan versi Nur. Ia mengatakan cerita ini tidak ada kelanjutannya namun kisah ini akan dibukukan di mana ada detail cerita yang belum diceritakan.

Pipa Aneh Dari Gunung Bai Gong

Pipa Aneh Dari Gunung Bai Gong

duniaserbaserbi.web.id Pipa pipa yang secara struktural yang di rangkai secara apik oleh manisa,kini bisa di temukan di Bai Gong,Tiongkok. Berikut ini adalah penjelasan mengenai tidak masuk akalnya pipa yang terstruktur dengan sendirinya.

Analisa kimia menunjukkan pipa-pipa tersebut tersusun dari ferri oksida (30%) dan sebagian besarnya lagi merupakan silikon dioksida dan kalsium oksida. Sisanya 8% mineral logam pipa tak dapat diidentifikasi.
Sementara itu, menurut penelitian, silikon dioksida dan juga kalsium dioksida pada pipa-pipa besi tersebut merupakan hasil interaksi antara besi dengan batuan pasir dalam jangka waktu lama.
Karena kemustahilan bahwa pipa pipa Baigong berasal dari kebudayaan manusia zaman batu, maka banyak teori dan penjelasan yang mencoba memberikan jawaban rasional atas misteri dari pipa zaman purbakala ini.Teori yang paling terkenal dan dapat diterima adalah pipa-pipa ini sebenarnya merupakan akar-akar pohon yang telah mengalami fosilisasi dalam jangka waktu sangat lama. Proses fosilisasi mineral organik akar pohon dengan sruktur tanah berlapis telah menciptakan pipa-pipa ini.

Baca Juga : Kisah Tragis Selebritas yang Dibunuh oleh Fansnya

Selain itu juga, mineral organik dan anorganik yang ditemukan pada pipa merupakan proses sedimentasi selama jutaan tahun. Proses ini juga tampaknya didukung dengan karakteristik wilayah tersebut, di mana wilayah itu memang merupakan cekungan atau basin yang memungkinkan proses ini terjadi. Fenomena ini juga ditemukan di Louisiana, Amerika.

Sekarang pertanyaannya, mungkinkah akar pohon dengan berbagai bentuk dapat berubah menjadi bentuk pipa dengan ruas cincin di sepanjang permukaannya? Jawabannya yang mungkin masuk akal adalah pohon yang dimaksud adalah pohon yang banyak ditemukan di China, yaitu bambu. Seperti kita ketahui bambu memiliki bentuk yang panjang lurus seperti pipa dengan ruas cincin pada permukaannya. Apakah tampak masuk akal?

Selain teori dan kemungkinan di atas ada pula teori lainnya. Teori ini tak lain adalah adanya kedatangan alien pada masa lampau yang telah berperan dalam pembuatan pipa-pipa besi modern tersebut. Teori kedatangan makhluk luar angkasa ini juga mencoba untuk menjelaskan adanya beberapa artefak dan kebudayaan maju yang berasal dari zaman kuno mulai seperti contohnya Piramida Giza.