Wanita ini Kira Migrain Ternyata Stroke

Wanita ini Kira Migrain Ternyata Stroke

Duniaserbaserbi.web.id – Rasa sakit yang dirasakan oleh tubuh menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan kesehatan kita. Terutama jika rasa sakitnya bertahan lebih lama dan semakin parah, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah pergi ke rumah sakit atau dokter.

Millie Carrington, gadis yang kini berusia 20 tahun ini punya pengalaman yang cukup traumatis. Dua tahun lalu ia mengalami sakit kepala menjelang liburan musim panas bersama keluarga. Sakit itu ia abaikan selama tiga hari dan menganggapnya sebagai migrain biasa.

Saat kondisinya makin parah, Millie akhirnya pergi ke dokter. Tak disangka ternyata dokter mendiagnosisnya terkena stroke. Wah, padahal usianya masih muda, ya

Saat aku sedang bekerja, mendadak bicaraku mulai cadel dan wajahku mencong sebelah. Penglihatanku buram. Kupikir aku kena migrain parah. Tak terlintas di pikiranku itu adalah stroke karena sebelumnya merasa baik-baik saja. Aku pernah migrain jadi kurasa itu penyebabnya. Tubuhku rasanya capek sekali, aku pulang dan tidur. Saat itu, sakit kepalaku sangatlah parah dan masalah utamanya aku susah bicara. Aku jadi tertekan dan tak tahan lagi,” kata Millie.

Beberapa hari kemudian, barulah Millie dibawa ayahnya ke rumah sakit. Hasil CT dan MRI scans menunjukkan kalau Millie terkena stroke. Tak pernah disangka sebelumnya Millie yang masih muda itu bisa terkena stroke.

Baru kemudian tes lanjutan dilakukan. Terungkaplah bahwa ternyata ada lubang di jantung Millie yang menyebabkannya dirinya terkena stroke. Tahun lalu, ia pun menjalani operasi untuk menyembuhkannya. Kini ia harus mengonsumsi aspirin setiap hari. Karena pengobatan yang dilakukan terlambat, kesehatan Millie tidak bisa langsung pulih sepenuhnya.

Baca juga : Di Jual Pacar Jadi Wanita Sex Layani Sebanyak 110 Pria

“Aku masih sering mengalami kesulitan bicara dan sering lelah. Aku juga terus cemas. Prosesnya lama tapi untungnya aku masih muda, otakku masih bisa bekerja kembali dengan sendirinya yang biasanya tak terjadi pada orang yang lebih tua,” ungkap Millie.

Kini, Millie ikut bergabung dengan Stroke Association di Skotlandia untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan tentang serangan stroke yang bisa dialami anak-anak muda. Bahkan tahun lalu ia berkelana dari Edinburg ke Paris dengan salah satu temannya untuk menggalang dana sosial.

Apa yang dialami Millie ini bisa saja terjadi pada kita, Ladies. Jadi kita perlu hati-hati saat tubuh mulai menunjukkan gejala-gejala sakit yang tak biasa.

Related posts