Asal Usul Lampion China

Asal Usul Lampion China

Asal Usul Lampion China – Banyak warga yang menggunakan lampion sebagi simbol penerangan pada saat perayaan imlek ataupun hari besar bagi umat china.

Sejak runtuhnya Orde baru dan memasuki era reformasi di Indonesia, semua suku bangsa dan keturunan darimanapun di Indonesia bisa menjadi masyarakat Indonesia yang seutuhnya dengan hak serta kewajiban yang sama. Demikian halnya dengan masyarakat keturunan Tionghoa yang kini tidak lagi terkucilkan dan bisa melaksanakan kegiatan kebudayaannya dengan terbuka. Apalagi sejak Gus Dur – KH Abdurrahman Wahid – Presiden RI ke-4 meresmikan Imlek sebagai salah satu libur perayaan Nasional.

Ada beberapa ciri dari Masyarakat Tionghoa yang sangat khas dan unik yaitu salah satunya Lampion yang dihiasi dirumah-rumah keturunan China saat perayaan Imlek ataupun Restoran makanan China atau Klenteng.

Baca Juga:

Sedikit terbersit dalam pikiran saya apakah ada arti Lampion sebenarnya? Memang dalam film ataupun secara fungsi lampion digunakan sebagai alat penerangan, khususnya penerangan dibagian depan rumah yang gelap maupun saat bepergian dibawa dengan tangan.

Dalam penelusuran saya hingga saat ini, belum ada literature pasti tentang siapa yang menemukan lampion atau dalam bahasa Inggrisnya Chinese Lantern / Lentera Berwarna, namun dalam kebudayaannya dituliskan bahwa budaya Lampion sudah dikenal sejak jaman Dynasty Han, tepatnya jaman Dynasty Han Barat (206SM – 220M) sekitar 2000thn yang lalu dan selalu digunakan pada setiap acara gembira.

Setiap tahunnya pada jaman itu, setiap orang China memasang lentera berwarna (Lentera Putih adalah tanda perkabungan/lentera tak berwarna) saat tanggal kelima belas dari bulan pertama untuk menciptakan suasana meriah. Salah satu alasannya adalah pada tanggal ini juga dikenal dengan Cap Go Meh yaitu reuni keluarga besar yang tinggal berjauhan, sehngga lentera berwarna juga dikenal sebagai simbol reuni/pertemuan yang berbahagia.

Related posts