Anak 7 Tahun Terpaksa Dinikahkan Dengan Anjing

Anak 7 Tahun Terpaksa Dinikahkan Dengan Anjing

Duniaserbaserbi.web.id – Jika seseorang mengatakan bahwa hidup Anda akan buruk suatu hari, apa yang akan Anda lakukan selanjutnya? Berdoa, mandi di air suci atau melakukan ritual yang tidak masuk akal? Mungkin sebagian dari kita tidak melakukan ritual apa pun dan kita memberikan segalanya kepada orang yang memberi kehidupan. Tetapi, beberapa orang lain dapat melakukan berbagai ritual untuk menghilangkan nasib buruk. Seperti apa yang dilakukan keluarga ini.

Sebuah keluarga di India telah memaksa putranya yang masih berusia 7 tahun untuk menikah dengan seekor anjing. Bocah 7 tahun tersebut diketahui bernama Mukesh Kerayi dari Desa Manik Bazar, sebelah timur India. Ia, dinikahkan dengan seekor anjing agar ia terbebas dari roh jahat yang dipercaya sedang mengintai dan bakal membuat hidupnya susah saat dewasa kelak.

Orang tua dan kakek-nenek Mukesh percaya bahwa menurut horoskop bocah tersebut, saat ia dewasa dan menikah, istrinya akan meninggal di usia muda. Dan untuk mencegah hal ini, menurut kepercayaan setempat, Mukesh harus dinikahkan dengan seekor anjing liar. Anjing ini akan berperan sebagai istri pertama bagi Mukesh. Dengan begitu, orang tua dan masyarakat percaya bahwa kutukan yang akan menimpa Mukesh berdasarkan horoskop bisa dicegah.

Baca juga : Badan Wanita Ini Jadi Pink Karena Salah Pemakaian Kosmetik

Pernikahan untuk Mukesh ini digelar seperti pernikahan-pernikahan pada umumnya. Hanya saja, jika biasanya sepasang pengantin yang ada terdiri dari dua orang anak manusia, pengantin perempuan di pernikahan Mukesh ini adalah seekor anjing. Dengan dihadiri oleh kerabat, keluarga serta masyarakat sekitar, pernikahan Mukesh berjalan lancar. Undangan yang hadir menyanyi dan bergembira seperti di pesta pernikahan normal pada umumnya

Tapi nih ya, menurut laporan yang ada, anjing yang dinikahkan dengan Mukesh akhirnya dikembalikan ke jalan atau ke tempat asalnya setelah pesta pernikahan tersebut berakhir. Dan atas apa yang dilakukan masyarakat inilah, pemerintah setempat masih berusaha meyakinkan masyarakat bahwa praktek klenik seperti ini tidak dibenarkan. So Ladies, gimana nih tanggapan kamu?

Related posts